10 Hal yang Wajar dan Tidak Wajar Dilakukan di Jepang

- Oktober 04, 2017
jangan asal tabok

Jepang adalah salah satu negara maju yang sering dijadikan destinasi wisata bagi banyak orang. Disana memang ada banyak obyek wisata dan tempat yang indah untuk dikunjungi. Namun, jika kamu ingin berkunjung ke negara orang lain, ada baiknya kamu harus tahu budaya mereka disana.

Baca juga: Alasan Siswi Jepang Dilarang Pakai Celana Dalam

Hal tersebut dilakukan agar kita bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan orang disana, jangan sampai kita dianggap aneh atau 'tidak tahu aturan'. Untuk itulah memahami budaya Jepang itu sangat penting jika kamu ingin ke Jepang.

Berikut 10 hal yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan di Jepang:

1. Uang Tip adalah Penghinaan

Jepang adalah negara yang memandang kesetaraan, semua sama derajatnya. Itulah kenapa memberi uang tip kepada pelayan dianggap sebuah penghinaan, sekalipun itu merupakan wujud terima kasih atas kamu kepada pelayan. Memberi uang tip sama saja kamu merendahkan orang tersebut. Jangan dilakukan, ya!

2. Memukul Kepala Adalah Hal Biasa

Kepala sering dianggap sebagai bagian tubuh yang tidak patut dipermainkan, terutama di Indonesia. Namun di Jepang berbeda, memukul kepala adalah hal yang wajar disana. Memukul disini bukan memukul dalam arti sebenarnya, hanya sekedar menggetok atas kepalanya saja. Adegan seperti ini juga sering muncul di beberapa anime. Memukul kepala disini menjadi ungkapan saat marah atau sekedar cara bercanda kepada teman.

3. Tidak Boleh Memukul Pantat

Memukul atau menabok pantat seseorang di Jepang adalah hal tak lazim dilakukan. Dengan memukul pantat orang lain sama saja kamu menghina atau melecehkan orang tersebut. Agak berbeda ya dengan di Indonesia. Kalau disini nabok pantat mungkin terasa lebih lazim daripada memukul kepala. Asal yang ditabok jangan lawan jenis, atau kamu kena tampar.

4. Boleh Menyela Pembicaraan

Jika menurut kita menyela pembicaraan orang lain dianggap sebagai sesuatu yang tidak sopan, hal tersebut malah merupakan hal yang wajar dilakukan di Jepang. Menurut mereka, menyela pembicaraan adalah bentuk apresiasi terhadap suatu pembicaraan. Hal tersebut menandakan bahwa mereka tertarik dengan topik pembicaraan yang sedang dibahas.

5. Istilah Ladies First Tidak Berlaku

Sesuai poin nomor 3 bahwa orang Jepang selalu memandang kesetaraan, maka istilah ladies first di negara ini juga tidak berlaku. Baik laki-laki atau perempuan mempunyai hak yang sama, tidak ada sejarahnya perempuan selalu didahulukan oleh lelaki. Setiap orang harus berusaha sendiri tanpa memandang gender mereka.

6. Memberi atau Menerima dengan Satu Tangan

Orang Jepang punya kebiasaan memberi atau menerima menggunakan kedua tangan. Hal ini berlaku untuk barang apapun. Memberi dengan dua tangan dianggap sebagai sebuah keikhlasan, sedangkan menerika dengan kedua tangan berarti kita dianggap senang dengan pemberian tersebut.

7. Berisik Saat Makan

Saat kamu makan kamu pasti akan melakukannya dengan tenang bukan? Bahkan bersuara saat makan adalah sesuatu yang kurang sopan dilakukan di budaya kita. Namun, hal ini rasanya harus kamu tinggalkan saat berada di Jepang.

Baca juga: 9 Sushi Favorit di Jepang

Disana orang selalu makan dengan berisik, misal menyedot mie yang pastinya menghasilkan suara. Hal bukanlah hal yang aneh di Jepang, malah ini adalah sebuah bentuk penghormatan yang mengisyaratkan bahwa makanan yang kamu makan rasanya lezat.

8. Menuangkan Minuman Untuk Orang Lain

Saat berkumpul atau bersosialisasi, minum bersama sudah menjadi hal yang biasa dilakukan di Jepang. Namun, jangan sekali-kali kamu menuangkan minuman ke gelasmu sendiri. Sebelum melakukan itu, ada baiknya kamu tuangkan dulu minuman ke gelas orang lain. Hal ini berarti kamu menghormati orang tersebut. Saat menuangkan minuman juga harus dilakukan dengan kedua tangan.

9. Jangan Duduk di Bangku Prioritas

Sama dengan negara-negara lain, transportasi umum di Jepang juga disediakan bangku prioritas yang ditujukan untuk manula, ibu hamil, atau mereka yang berkebutuhan khusus. Meski sedang kosong, kursi ini haram hukumnya digunakan oleh orang yang tidak berhak. Kamu akan dianggap kurang sopan karena menggunakan fasilitas yang bukan ditujukan untukmu.

10. Tidak Mengantre

Mengantre di Jepang sudah menjadi hal yang umum dilakukan. Entah sedang menunggu bus, naik lift, bahkan ke toilet mereka akan selalu mengantre dengan rapi. Orang Jepang itu sangat taat sama yang namanya ketertiban, semua ada aturannya.

Memang setiap negara punya budayanya masing-masing. Jadi saat kamu di Jepang, kamu harus mematuhi peraturan yang ada di Jepang. Begitupun di negara lain.

 

Start typing and press Enter to search