12 Fakta Yu-Gi-Oh! yang Harus Kamu Tahu

yugioh menjadi anime terbaik dengan tema permainan kartu

Memang tak bisa dipungkiri lagi kalau Yu-Gi-Oh! adalah anime dengan genre card game terpopuler di dunia. Sebenarnya ada beberapa judul anime yang mengadopsi tema yang sama, namun tetap tidak bisa sepopuler Yu-Gi-Oh!

Tak hanya versi anime-nya saja, permainan kartu Yu-Gi-Oh! juga sangat diminati di dunia nyata. Bahkan, sudah ada turnamennya sendiri lho. Permainan kartu Yu-Gi-Oh! sendiri juga menjadi TCG (Trading Card Game) terbesar di dunia sampai saat ini.

Sebagai fans, apakah kamu semua itu? Tahukah kamu kalau Yu-Gi-Oh! sendiri ternyata menyimpan banyak fakta menarik yang bahkan belum tentu diketahui banyak orang. Apa saja ya kira-kira?

1. Awalnya, Yu-Gi-Oh! Adalah Sebuah Manga Horror

Awalnya Yu-Gi-Oh! adalah sebuah manga horror

Ternyata oh ternyata, dulunya konsep Yu-Gi-Oh! tidaklah seperti yang kita kenal sekarang ini. Kazuki Takahashi awalnya membuat konsep 'shadow games' untuk manga ini dengan nuansa gelap dan horror. Setiap permainan yang dilakukan akan mengakibatkan pihak yang kalah terkena hukuman yang mengerikan. Barulah saat manga memasuki chapter 60, manga Yu-Gi-Oh! berubah konsep seperti yang kita kenal sekarang.

2. Yu-Gi-Oh! Season 0

Penampilan Seto Kaiba di season 0 Yu-Gi-Oh!

Manga Yu-Gi-Oh! pertama kali diadaptasi menjadi anime pada tanggal 4 April - 10 Oktober 1998 dengan jumlah episode sebanyak 27. Serial ini ceritanya didasarkan pada 60 chapter awal dari manga Yu-Gi-Oh!  Hanya saja serial ini tidak pernah dirilis di luar Jepang, jadi tidak banyak orang yang mengetahuinya.

Jadi, sebenarnya serial ini adalah season 1. Dan serial yang dianggap season 1 sekarang itu sebenarnya season 2. Tapi, karena serial ini tidak dirilis di luar Jepang kadang dianggap sebagai season 0. Dan Yu-Gi-Oh!: Duel Monsters dianggap sebagai season 1. Bisa dipahami?

3. Awalnya Bernama Magic & Wizard

Sebelum dikenal sebagai Duel Monsters, dulu namanya adalah Magic & Wizard

Meski awalnya tidak dikonsep sebagai permainan kartu, permainan ini muncul beberapa kali di serial awal Yu-Gi-Oh!, hanya saja dalam versi yang lebih sederhana. Magic & Wizard pada dasarnya sama saja dengan duel Monsters, cuma aturannya saja yang berbeda. Magic & Wizard lebih simpel.

4. Di Manga, Bandit Keith dan Pegasus Mati

Bandit Keith mati karena menembak dirinya sendiri, saat itu dia dibawah pengaruh millenium eyePegasus mati karena Millenium Eye miliknya diambil paksa oleh Bakura

Dua karakter ini adalah villain yang sama-sama muncul di arc Duelist Kingdom. Jika kamu masih ingat, di versi anime setelah Bandit Keith kalah dari Jonouchi, dirinya kemudian dijatuhkan ke sebuah lubang yang mengarah keluar dari kerajaan. Tapi lain halnya di manga, disitu diceritakan bahwa Bandit dikendalikan Pegasus menggunakan Millenium Eye untuk menembak mati dirinya sendiri.

Pegasus sendiri melakukan duel dengan Yugi dan kalah. Setelah kalah, Millenium Eye milik Pegasus diambil oleh Bakura. Namun, Pegasus diperlihatkan lagi di beberapa seri Yu-Gi-Oh! selannjutnya dan juga movie. Tapi, di versi manga Pegasus mati karena Millenium Eye miliknya diambil paksa oleh Bakura langsung dari kepalanya.

5. Yata-Garasu Merupakan Kartu Pertama yang Masuk Forbidden List

Yata-Garasu menjadi kartu pertama yang masuk banned list

Seiring berkembangnya permainan kartu Yu-Gi-Oh! terus bermunculan kartu-kartu baru dengan efek yang beragam. Tidak jarang ada beberapa kartu yang dianggap IMBA (imbalance) karena memiliki efek yang terlalu mengerikan dan dianggap tidak adil. Kartu jenis ini akan dimasukkan ke dalam Forbidden List, dengan kata lain kartu yang bersangkutan tidak boleh digunakan dalam duel atau turnamen resmi.

Read More! 10 Fakta Exodia the Forbidden One

Yata-Garasu sendiri adalah effect monster yang dianggap terlalu over power. Efek dari Yata-Garasu adalah jika kartu ini bisa memberikan demage kepada lawan, maka lawan tidak diperbolehkan draw kartu baru di giliran berikutnya. Ditambah Yata-Garasu akan kembali ke tangan saat end phase. Jadi, efek kartu ini akan menciptakan sebuah infinity loop yang membuat lawan tak berkutik.

6. Seto Kaiba Adalah Karakter yang Terinspirasi dari Orang Nyata

Kaiba merupakan karakter yang terinspirasi dari dunia nyata

Pada manga volume 10, Kazuki Takahashi mengatakan kalau Seto Kaiba adalah karakter yang dibuat berdasarkan satu orang yang dia temui saat mencari referensi kartu. Singkat cerita, Takahashi meminta orang tersebut untuk mengajarinya cara bermain, tapi ditolak. Orang tersebut mengatakan baru mau mengajari Takahashi kalau dirinya sudah mempunyai 10 ribu kartu. Itulah yang mendasarinya membuat karakter Seto Kaiba, juga dengan watak keras yang dimilikinya.

7. Ada Beberapa Kartu yang Dibuat oleh Fans

Tyler the Great Warrior adalah kartu yang dibuat oleh salah satu fans yugioh yang menderita kanker hati

Sampai saat ini mungkin sudah ada puluhan ribu kartu yang diciptakan. Namun, tahukah kamu ada beberapa kartu yang ternyata adalah buatan para fans? Salah satu kartu tersebut adalah Tyler the Great Warrior, sebuah kartu yang dibuat oleh seorang fans yang menderita penyakit kanker hati.

Berkat Make-A-Wish Foundation, Tyler bisa menyebutkan satu keinginannya untuk dikabulkan. Dia pun meminta untuk dibuatkan kartu Tyler the Great Warrior dan terciptalah kartu tersebut. Jika kamu perhatikan, desain kartu ini juga cukup unik karena karakter di dalam kartu tersebut sangat mirip dengan Future Trunks di seri Dragon Ball.

8. Kartu yang Terinspirasi dari Game Konami

Vampire Hunter adalah kartu yang diadaptasi dari game Castlevania

Konami memang dikenal sering memasukkan elemen game lain ke dalam salah satu game mereka. Ya, mungkin sekaligus bentuk promosi. Elemen tersebut ternyata juga ada di dalam Yu-Gi-Oh! dengan beberapa kartu yang memiliki art dari game lain. Misal Gradius dari game Gradius, Vampire Hunter dari Castlevania, dan Tactical Espionage Expert dari seri Metal Gear Solid.

9. Nama Slifer the Sky Dragon Berasal dari Nama Co-Producer Anime Yu-Gi-Oh!

Osiris membutuhkan 3 pengorbanan untuk bisa di-summon

Slifer atau yang mungkin lebih akrab dengan nama Osiris ini merupakan salah satu dari 3 kartu dewa. Tahukah kamu, awalnya kartu ini diberi nama Sky Dragon Osiris untuk versi di luar Jepang. Tapi, namanya kemudian diganti menjadi Slifer the Sky Dragon dimana Silfer diambil dari nama co-producer anime Yu-Gi-Oh! di Amerika Serikat. Hal tersebut juga membuat Osiris menjadi kartu dengan dengan 2 versi nama yang berbeda (Osiris dan Slifer).

10. Blue-Eyes Shining Dragon Tidak Bisa Dipakai Saat Kartu Tersebut Diliris

Blue-Eyes Shining Dragon dirilis tahun 2004

Ini agak konyol sih sebenarnya. Blue-Eyes Shining Dragon adalah kartu bonus yang dibagikan kepada penonton saat penayangan film Yu-Gi-Oh! The Movie: Pyramid of Lights. Sayangnya, kartu ini tidak bisa dipakai dalam permainan. Kenapa?

Blue-Eyes Shining Dragon adalah kartu yang tidak bisa di normal summoned/set. Satu-satunya cara untuk memanggil kartu ini ke arena adalah dengan cara special summon yang bisa dilakukan dengan mengorbankan Blue-Eyes Ultimate Dragon di arena. Masalahnya, Blue-Eyes Shining Dragon dirilis tahun 2004, sedangkan Blue-Eyes Ultimate Dragon baru dirilis tahun 2006. Sudah tahu kan konyolnya dimana?

11. TCG Paling Laris!

Yugioh adalah TCG terlahir di dunia

Mengingat kepopulerannya yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, Yu-Gi-Oh! akhirnya membukukan namanya di dalam Guinness World Records sebagai Best Selling Trading Card Game pada tahun 2011. Di tahun tersebut, lebih dari 25 juta kartu sudah terjual di seluruh dunia. Kalau sekarang kira-kira berapa, ya?

12. Yu-Gi-Oh! di Dunia Nyata


Di ceritanya, duel kartu Yu-Gi-Oh! memungkinkan pemain memanggil monster ke arena. Monster yang muncul ini berbentuk hologram 3 dimensi. Sayang, hal tersebut belum bisa direalisasikan ke dunia nyata.

Namun, di tahun 2016 lalu, seorang fans dikatakan sedang mengembangkan permainan kartu Yu-Gi-Oh! versi nyata menggunakan perangkat HoloLens milik Microsoft. Ya, semoga sih ke depannya benar-benar bisa diwujudkan!

Itulah 12 fakta Yu-Gi-Oh! yang mungkin belum kamu tahu. FYI, nomor 12 seru deh kalau bisa benar-benar direalisasikan.

Diberdayakan oleh Blogger.